Orang bijak berkata, bahwa Sahabat adalah amanah hidup
Sejatinya Sahabat adalah ladang amanah
Panennya adalah kasih ukhuwah
Melangkah bersama, meski raga tak bersua
Sahabat juga adalah alas api hidup
Api itu yang menghangatkan saat hidup terasa tawar
Kita mencari Sahabat saat lapar menyeruak jiwa yang ngungun
Hingga rona bahagianya adalah pelangi diri, nur Ilahi
Ketika sahabat mencelotehkan isi pikirannya
Kita akan menyulam makna YA dan TIDAK
Saat ia diam, berdiam, dan terdiam
Hati penuh asa untuk menyeruak dalamnya diam yang hening
Tak perlu kata-kata
Sahabat mengejawantah persahabatan
Pikiran, harapan, keinginan
Merupakan puzzle mimpi besar
Seperti disemai dalam serakan angan
Kebahagiaan yang tak terkata
Jika ada masa kita berpisah dengan sahabat
Sejatinya tak perlu ada derita
Karena yang kita kasihi malahan akan lebih nyata, kala terpisah
Bak bukit yang lebih nampak kala ditatap dari seberang
Biar saja jika persahabatan tak bermuara
Karena yang disimpan persahabatan adalah SALAM
Bukankah kasih liLlah tak mencari apapun
Kecuali upaya menguak tabir keridaan-Nya
Cinta dan kasih yang sebenarnya
Adalah jaring
Yang ditangkap kadangkala berupa takdir tak tertolak
Berayun dalam ritme rona hidup
Kadang sahabat tahu tentang ombak kita
Biarkan saja
Biarkan ia juga tahu tentang banjir derita hidup kita
Biarkan saja
Mencanda sahabat bukan dengan membunuh waktu
Candai dia dengan waktu untuk hidup
Karena sahabat ada sebagai amanah hidup
Bukan menghampa diri
Karena akan selalu ada aroma wangi dan manis pada Ode untuk Sahabat
Cimahi di penghujung 27 Januari 2021,
Embun Cattleya
Komplek STADION PERSIB
Jl. A. Yani no 252
Kota Bandung
info.permatabahari@gmail.com